Secarik Bayang

Pabila subuh melabuhkan tirai,

Cahaya pagi pun mengintai,

Dengan rinduku, aku terbuai,

Indahnya rasa andai kau disini.

 
Rinduku...

Biarlah terus bersemadi,

Disebalik alam yang kubina sendiri,

Biarkan ia terus tumbuh subur dihati,

Tidakkah kau merasai semua ini?

 
Dedaunan kering berterbangan,

Ditambah suara ombak yang beralun,

Nafasku terhenti, kau kini ada dihadapan?

Sayangnya, semata cuma bayangan..


Kau di kejauhan,

Dipisah laut cina selatan,

Tanganku tidak dapat menggapai,

Kau mungkin tidak dapat kumiliki lagi..


Namun, buatmu sinar harapan ada disini,

Berharap kau kembali,

Aku akan tetap menanti,

Diatas permaidani indah ini.


ikhlas,

aku yang kembali.

jika kau mengerti. aku sudah siap menantimu disini.

Rosalind Joachim
(C) All Rights Reserved. Poem Submitted on 06/07/2020 The copyright of the poems published here are belong to their poets. Internetpoem.com is a non-profit poetry portal. All information in here has been published only for educational and informational purposes.